Festival Bahari Kepri 2016 Jadi Ambassadors Tour

24 Okt 2016 Admin In fbk

INFO TRAVEL – Provinsi Kepualauan Riau atau Kepri pintar memanfaatkan momentum Festival Bahari sebagai alat promosi Wonderful Indonesia ke mancanegara. Salah satunya, mengemas festival dalam rangkaian Sail Karimata 2016 yang diikuti duta besar negara-negara sahabat di Jakarta. Dalam kegiatan itu, Kepri mengundang para duta besar untuk berkunjung ke Festival Bahari Kepri 2016.

Ketua Harian Festival Bahari Kepri 2016 Guntur Sakti mengatakan, para duta  besar adalah calon-calon endorser Wonderful Indonesia yang bisa menjadi magnit bagi originasinya. “Tentu kehadiran para duta besar negara sahabat ke sini (Kepri), akan menjadi peluang promosi bagi pariwisata bahari Kepulauan Riau,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur, Sabtu, 8 Oktober 2016.

Guntur menjelaskan, Kepri punya keunggulan pariwisata pada unsur 3A. Dimana, aksesnya dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kemudian, amenitasnya ada banyak, seperti fasilitas hotel, restoran, convention, dan cafe. “Pun dengan atraksi, utamanya bahari yang mencakup castal zone, sea zone dan underwater zone,” imbuhnya.

Guntur menyebut, untuk persiapan diplomatic tour tersebut, Kementerian Luar Negeri sudah menggelar rapat bersama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Maritim, dan Badan Kelautan. Sebagai tuan rumah, Provinsi Kepri juga turut diundang pada rapat tersebut. Diperkirakan ada sekitar 20-30 dubes asing yang akan datang ke Kepri. “Hari Senin depan, Kemenlu akan langsung melayangkan surat undangan ke dubes-dubes asing yang ada di Indonesia,” kata Guntur.

Dijelaskan Guntur, rombongan diplomatik tur itu direncanakan tiba di Tanjung Pinang pada 28 Oktober mendatang. Adapun pada awal agenda, mereka akan menyambangi Bintan Expo Centre, sebagai tempat penyelenggaraan forum bisnis investasi pariwatasa bahari. Di sana, akan ada calon-calon invetor yang siap menginvestasikan dananya di sektor pariwisata nasional.

Selanjutnya, para dubes akan diarahkan ke lokasi event lain untuk menyaksikan suguhkan carnival di Gedung Daerah, Tanjung Pinang, sambil memperkenalkan amenitas. Lalu, pada malam hari mereka akan beramahtamah di salah satu hotel wilayah itu. “Pada Sabtu pagi, kita rencanakan menuju Lagoi untuk melihat potensi dan peluang investasi,” jelas Guntur.

Dia mengaku terinspirasi ide Menpar Arief Yahya soal TTI–Tourism,  Trade, Investment. Untuk menjadi kawasan investasi dan perdagangan, paling mudah masuk melui tourism. “Saya percaya apa yang disebut Menpar Arief Yahya soal TTI, pintunya dari people to people contact sektor tourism itu paling smooth. Setelah itu trading dan investment akan mengikuti,” jelasnya.

Mantan Sekwan DPRD Batam itu juga mengatakan, pada siang hari kembali lagi ke Tanjung Pinang bergabung bersama di Gedung Daerah untuk mengikuti kegiatan puncak festival berasama Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Kita harapkan dubes-dubes bisa mengikuti semua sesi puncak,” harap Guntur.

Sebelum kembali ke Jakarta, rombongan akan diajak berwisata ke Vihara 1.000 Patung. Momen ini sengaja dirancang karena secara tidak langsung menjadi acuan promosi bagi pariwisata bahari Kepri.  “Kita memiliki spirit yang tinggi menjadikan Kepri sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia. Ditambah kedatangan para yachter internasional, tentu menjadi strategi jitu dalam merebut predikat daerah wisata bahari,” tutur Guntur. (*) 

sumber: http://bit.ly/2eDt5i4

Leave a Comment!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *